Postingan

seminggu sebelum Ramadan 1442 H

Gambar
  Hari ini, tepat usai saya pulang melaksanakan sholat isya berjamaah di masjid, aku lanjutan tontonan youtube yang aku cut sebelumnya. Channel tontonan aku tersebut berbicara tentang tips menjadi penulis dari penulis legend bang " Tere Liye", diacara tersebut dia menjadi narasumber. Sebenarnya jadwal acara tersebut sudah lama terupload di youtube. Tetapi jemari ini tak tahu mengapa hari ini meng scrool di channel tersebut. Satu hal yang dapat ku ambil dari ketika beliau usai menjawab seluruh pertanyaan para peserta, beliau menyampaikan, yang intinya adalah : "Kesempatan menanam pohon 20 tahun lalu, adalah diri anda sekarang, dan kesempatan menanam pohon kedua adalah hari ini" Yang bermakna bahwa jika memang anda ingin jadi menulis mulailah dari sekarang, jangan menunda. Buat aku pribadi, hati ini terbesit memulai memang dari hari ini yang memang menjadi bakat/passion ku, karena itulah yang akan aku tuai nantinya. 7 hari menuju bulan yang penuh berkah ini, aku ingin...

Tuhan Maha Romantis

Gambar
  Dengan segala persembahan kepadaNya, tidak kuasa diri ini menahan haru membaca pengumuman hari itu.. Kala itu, 5 Agustus 2020 adalah pengumuman program yang ku damba-dambakan selama ini. Program yang aku rasa menjadi pengalaman berharga bagi diriku kedepannya.. Selama menunggu pengumuman berbagai macam keraguan muncul dipikiran, berbagai kekhawatiran muncul dibenak akan program tersebut.. Bagaimana kalau tim ku tidak lulus? Ah ada typo didalam proposal Waduh ada salah penulisan di surat pernyataan.. Pertanyaan dan kegundahan menganggu keseharian ku akan program tersebut. Membawa hal tersebut didalam mimpi ,saking kepikirannya.. Tetapi dilain hal diri ini berfikir bahwa semua itu berada di tangan Sang Maha Mengatur dan Maha Pemberi Rezeki, kita hanya bisa berdoa dan berikhtiar. Terdapat kalimat yang ku selalu panjatkan dalam perhambaanku kepadaNya tiap hari yaitu "Ya Allah jika memang jalan hamba di program PHP2D dan PKMM 2020 maka luluskanlah, jika memang tidak maka berikanlah h...

Ampunan-Mu

Gambar
*Ampunan-Mu 02-02-2020 Pukul 19.29 Biarkanlah hari ini menjadi pengingat dimasa depan atau dimasa yang akan datang tentang kejadian hari ini Biarkanlah waktu berlalu begitu saja, tetapi mesti diperhitungkan sehingga tidak merugi nantinya.. Bukankan Allah sudah menjelaskan dalam Surat Al-Asry, Dengan segala kekuasaan-Nya mengatakan demikian. Pada hari ini, bahwa saya akan berusaha pergi berusaha meninggalkan berusaha melupakan Hal itu semua, jenuh sudah diri ini melanglang tak ada hasil yang paten saya temui, harus kah kefanaan itu terus menggeluti? Tidak kan... Well, Jadi harus siap mengambil tindakan yang kuat dan mengambil aksi yang menantang, agar perlakuan ini perlahan-lahan akan sirna. Sebab dari menulis ini Karena diri ini menyadari. Ampunan-Mu seluas lautan. Terima Kasih.. Hijrah ini akan membawa kearah mana? Hanya diri ini yang mengetahuinya dan doa kepadaNya, Karena Dialah yang membolak-balikkan hati dalam ketaatan.

Demi Orang Tersayang

Gambar
Sabar !! Minggu, 02 Februari 2020 Ba'da Maghrib, Masjid Al Iman Pukul 18.45 Tak ada kata puas dalam diri ini, hingga penyesalan merenggut, Sungguh itulah yang menjadi pertikaian dalam diri saat ini.. Tak ada kata pupus, untuk menyudahi itu semua. merasa semua aman-aman saja Tak ada rasa takut, dengan semua perlakuan diri. Ingat !! Masa depan masih jauh. Tanggung jawab masih banyak. Daftar keinginan masih tertumpuk rapi dipikiran. Orang tersayang masih menunggu kabar baik. Orang sekitar masih menyayangi. Kenikmatan dan Kesejateraan, jangan ditanya lagi. Apalagi yang hendak engkau bungkamkan, sepertinya hampir semua lengkap memenuhi semua kebutuhan. Memang rasa bersyukurmu kurang dan rasa puas mu masih saja tak mencukupi.. Sudahkah engkau melihat kehidupan di lingkungan sekitar, kehidupan yang engkau dapati disetiap hari? Sudahkah? Jika memang sudah.. apa pelajaran yang engkau ambil, coba bandingkan dengan dirimu saat ini. Adakah rasa syukur dalam hat...

Thank you God

Gambar
Thank you God.. Masih adakah buat diri ini? Hari ini, untuk kesekian kalinnya ku melakukan hal demikian, hal yang lumrah bagi sebagian kecil orang. Tetapi bagiku itu adalah hal yang sangat tabuh, masih kental rupanya dalam duniaku Terimakasih Allah masih memberikan diri ini waktu untuk bertaubat dan berbenah diri. Terima kasih Allah masih memerima keluh-kesah ku dalam panjatanku kepadaMu disetiap harinya. Terima kasih Allah, Engkau maha melihat, maha memgetahui apa yang menjadi isi perasaan hamba ini. Tak ada yang kusembah selain engkau Rabb Hamba hanyalah manusia biasa yang berlumur dosa Manusia yang bergerak, atas kuasaMu. Ya Rabb.. Hari Ini , Nanti dan sampai akhir hayat hamba ini di dunia. Insya Allah takkan ku berpaling terhadapMu. Walaupun hamba terkadang melampaui batas Sekali lagi, Takkan ku berpaling ya Rabb Tetapi itu sudah kodrat saya sebagai manusia. Ku yakini itu Ya Rabb.. singgah sananya mengganggu kenyamananku, sehingga berbagai suara godaan menyer...

Perdana di Tahun 2020

Gambar
Tulisan Perdana Di Tahun 2020 Di penghujung bulan januari, saya sempatkan menulis buat awal dari segala penundaan yang ada. Selama ini saya mendambakan bisa menuliskan kisah-kisah yang saya lalui dua tahun silam, tapi semua itu sirna karna kemalasan. Tahun ini, tidak ada alasan lagi buat malas memulai. Harus dan harus, menulis dan terus menulis. Walaupun saya belum tau akibat dan manfaat yang ada didepan. Tapi rutinkan itu.. Tetapi terkadang prioritas ikut mengganggu dalam menentukan apa yang ingin saya lakukan dan mencoba melawannya  .Tapi tahun ini umur ku sudah 21 tahun, sangat dewasa tetapi pencapaian buat menjadi manusia yang bermanfaat kian sudah menghilang.. Ah jangan minder pernah ingat kan.. "Tidak ada kata terlambat buat belajar" Saat ini saya hanya membuat beberapa resolusi buat tahun ini, dimana saya ingin mewujudkan resolusi-resolusi terdahulu yang saya tuliskan didalam buku diary. Didalam warung yang hening, yang tiap malam menjadi tempat istrahat ...

Masa Kurcaci

Uang Parang2 + 3 Kurcaci Baiklah, saya akan memulai cerita legend ini. Sebelumnya saya memperkenalkan para inti figurannya. Uang Parang2 adalah Uang Kertas seribu 3 Kurcaci adalah anak tinggal yang berkediaman disalah satu pelosok kota baubau, yang bernama Inal , Randy dan Adan (Alm) Tujuan menulis ini saya mengenang adik kecil kocak dan cerdik usai kepergianNya. Bagaimanapun saya pernah melalui perasaan jadi anak dirantau sejak dini bersamanya. Tahun 2011 silam tepat saya masih meduduki bangku kelas 2 SMP, si Inal masih kelas 6 SD dan si Adan masih kelas 1 SD. Setelah maghrib kami melakukan ritual "pergi mengaji" di rumah kaka sepupu yang memang biasa ajar anak-anak mengaji, hingga tante kami berinisiatif untuk mengikutkan kami mengaji setiap malamnya.. Maklum masih labil, bawaannya ikut2 saja.. Dan akhirnya banyak juga yang ikut mengaji. Tepat usai maghrib kala itu, kami dengan senang pergi melakukan rutinitas bertiga kita, pergi mengaji dan pulang dengan gembir...