Masa Kurcaci
Uang Parang2 + 3 Kurcaci
Baiklah, saya akan memulai cerita legend ini.
Sebelumnya saya memperkenalkan para inti figurannya.
Uang Parang2 adalah Uang Kertas seribu
3 Kurcaci adalah anak tinggal yang berkediaman disalah satu pelosok kota baubau, yang bernama Inal , Randy dan Adan (Alm)
Tujuan menulis ini saya mengenang adik kecil kocak dan cerdik usai kepergianNya. Bagaimanapun saya pernah melalui perasaan jadi anak dirantau sejak dini bersamanya.
Tahun 2011 silam tepat saya masih meduduki bangku kelas 2 SMP, si Inal masih kelas 6 SD dan si Adan masih kelas 1 SD. Setelah maghrib kami melakukan ritual "pergi mengaji" di rumah kaka sepupu yang memang biasa ajar anak-anak mengaji, hingga tante kami berinisiatif untuk mengikutkan kami mengaji setiap malamnya.. Maklum masih labil, bawaannya ikut2 saja..
Dan akhirnya banyak juga yang ikut mengaji.
Tepat usai maghrib kala itu, kami dengan senang pergi melakukan rutinitas bertiga kita, pergi mengaji dan pulang dengan gembira, dan peristiwa itu terjadi..
Saat kami pelang dari TKP 😊 ,Tepat di bawah pohon mangga harum manis 100 meter dari tempat tinggal kami, kami tiba-tiba kaget dan terpanah dengan secarik kertas yang kami lewati. Pertama dilakukan oleh saya menunduk dan melihat menganggap kertas biasa saja, tiba giliran si Inal menunduk lagi mencoba mengecek kembali dan berlalu begitu saja dan terakhir si Kurcaci (Adan) ke 3 mengecek ternyata itu adalah benar Uang 1.000 bergambarkan uang seorang bapak pegang parang dan kami tertawa bersama..
Haha.. selepas itu sepanjang jalan sampai ke rumah kami cerita tiada habis dengan tawakan *padahal kami2 yang rasakan..haha
Dan keesokan hari nya kami mencoba wanti-wanti lagi jangan sampai malam ini , kami dapat uang lagi..hehe maklum anak-anak yang masih ketagihan dengan setiap kejadian.. Sampai saat itu dari saya pribadi selalu bermimpikan dapat uang terus memerus dimasa itu.. hehe artinya Sering..
Dan saat ini kami sudah kehilangan kurcaci ke 3..hehe tapi sudahlah ,rindu katanya berat.
Positif thingking dan doakan saja dia.. hehe
Hehe sebenarnya aliran ini yakni mengenang Masa Lalu adalah useless , but kita bisa termotivasi kembali untuk menghadapi masa depan dan bisa menarik pelajaran dari setiap peristiwa.
Terima Kasih " Masa Kurcacinya"
Baiklah, saya akan memulai cerita legend ini.
Sebelumnya saya memperkenalkan para inti figurannya.
Uang Parang2 adalah Uang Kertas seribu
3 Kurcaci adalah anak tinggal yang berkediaman disalah satu pelosok kota baubau, yang bernama Inal , Randy dan Adan (Alm)
Tujuan menulis ini saya mengenang adik kecil kocak dan cerdik usai kepergianNya. Bagaimanapun saya pernah melalui perasaan jadi anak dirantau sejak dini bersamanya.
Tahun 2011 silam tepat saya masih meduduki bangku kelas 2 SMP, si Inal masih kelas 6 SD dan si Adan masih kelas 1 SD. Setelah maghrib kami melakukan ritual "pergi mengaji" di rumah kaka sepupu yang memang biasa ajar anak-anak mengaji, hingga tante kami berinisiatif untuk mengikutkan kami mengaji setiap malamnya.. Maklum masih labil, bawaannya ikut2 saja..
Dan akhirnya banyak juga yang ikut mengaji.
Tepat usai maghrib kala itu, kami dengan senang pergi melakukan rutinitas bertiga kita, pergi mengaji dan pulang dengan gembira, dan peristiwa itu terjadi..
Saat kami pelang dari TKP 😊 ,Tepat di bawah pohon mangga harum manis 100 meter dari tempat tinggal kami, kami tiba-tiba kaget dan terpanah dengan secarik kertas yang kami lewati. Pertama dilakukan oleh saya menunduk dan melihat menganggap kertas biasa saja, tiba giliran si Inal menunduk lagi mencoba mengecek kembali dan berlalu begitu saja dan terakhir si Kurcaci (Adan) ke 3 mengecek ternyata itu adalah benar Uang 1.000 bergambarkan uang seorang bapak pegang parang dan kami tertawa bersama..
Haha.. selepas itu sepanjang jalan sampai ke rumah kami cerita tiada habis dengan tawakan *padahal kami2 yang rasakan..haha
Dan keesokan hari nya kami mencoba wanti-wanti lagi jangan sampai malam ini , kami dapat uang lagi..hehe maklum anak-anak yang masih ketagihan dengan setiap kejadian.. Sampai saat itu dari saya pribadi selalu bermimpikan dapat uang terus memerus dimasa itu.. hehe artinya Sering..
Dan saat ini kami sudah kehilangan kurcaci ke 3..hehe tapi sudahlah ,rindu katanya berat.
Positif thingking dan doakan saja dia.. hehe
Hehe sebenarnya aliran ini yakni mengenang Masa Lalu adalah useless , but kita bisa termotivasi kembali untuk menghadapi masa depan dan bisa menarik pelajaran dari setiap peristiwa.
Terima Kasih " Masa Kurcacinya"
Komentar
Posting Komentar