Puisi "Sugesti"
Sugesti
Oh sugesti mengapa engkau kembali mengingatkan kejadian silam yang bejat
Oh sugesti akan kah engkau mengakar dalam pikiran buram ini, sampai aku melupakan semuanya
Oh sugesti engkau membukam tersirat habis masa bejat yang sangat memalukan
Sampai kapan engkau memberi pemberitahuan setiap kali aku mengingatnya
Sampai kapan engkau melakukan kode buruk ini
Sungguh aku tak mengerti menjelang usia yang semakin habis ini
Masih adanya engkau yang mewarnai masalalu itu
Bisakah engkau lari , bertanda aku tak membutuhkan engkau lagi
Bahwa itu hanyalah pengalaman singgahan dalam hidup ini dan akan terlupakan semuanya..
Apakah engkau mau?
Jujur saya tak sanggup dengan kebiasaan ini
Dengan setiap saat memandang keburukan itu lagi, lagi dan lagi.
Dan sampai hari ini kode itu pun selalu singgah di pikiran ini.
Apakah itu wajar? Apakah itu baik?
Saya tidak tau pasti, engkau masih selalu menyapaku tanpa izin dan secara spontan mengabarkan itu..
Sudahlah, aku hanya berharap untuk bisa berpaling darimu, berpaling dengan nada positif, aku tak mau keluar dengan cara buruk , kemudahan akan datang pada waktunya
Sampai aku sadar engkau telah meninggalkan ku..
Oh sugesti mengapa engkau kembali mengingatkan kejadian silam yang bejat
Oh sugesti akan kah engkau mengakar dalam pikiran buram ini, sampai aku melupakan semuanya
Oh sugesti engkau membukam tersirat habis masa bejat yang sangat memalukan
Sampai kapan engkau memberi pemberitahuan setiap kali aku mengingatnya
Sampai kapan engkau melakukan kode buruk ini
Sungguh aku tak mengerti menjelang usia yang semakin habis ini
Masih adanya engkau yang mewarnai masalalu itu
Bisakah engkau lari , bertanda aku tak membutuhkan engkau lagi
Bahwa itu hanyalah pengalaman singgahan dalam hidup ini dan akan terlupakan semuanya..
Apakah engkau mau?
Jujur saya tak sanggup dengan kebiasaan ini
Dengan setiap saat memandang keburukan itu lagi, lagi dan lagi.
Dan sampai hari ini kode itu pun selalu singgah di pikiran ini.
Apakah itu wajar? Apakah itu baik?
Saya tidak tau pasti, engkau masih selalu menyapaku tanpa izin dan secara spontan mengabarkan itu..
Sudahlah, aku hanya berharap untuk bisa berpaling darimu, berpaling dengan nada positif, aku tak mau keluar dengan cara buruk , kemudahan akan datang pada waktunya
Sampai aku sadar engkau telah meninggalkan ku..
Komentar
Posting Komentar