"Setiap generasi muda akan selalu melampaui pendahulu mereka " Hatake Kakasi , petuah muncul dari guru tokoh Uzumaki Naruto
Ini sangat signifikan dengan perkembangan zaman yang serba modern ini, manjadikan pemuda sebagai objek perubahan
Saat ini pemuda masih kurang diperhatikan perannya sebagai Agen of Change , pemerintah masih memandang pemuda masih minim pemikiran , dengkul dengan politik dan belum bisa mengatur dan menciptakan sesuatu.
Padahal sebaliknya Peran pemuda menjadi acuan utama yang harus diprioritaskan dalam meningkatkan kualitas bangsa diberbagai bidang.
Perundang-undangan RI No.40 tahun 2009 menyatakan " batas usia pemuda ialah 16-30 tahun " ini menjadi kesempatan emas bagi bangsa indonesia , untuk ikut mengayomi pemuda menjadi lebih baik.
Apalagi ditambah data BPS tahun 2014 memberikan data akurat bahwa jumlah pemuda di Indonesia ialah 60,1 juta jiwa , ini berarti 24,53 persen dibanding julah seliruh penduduk ,yakni 250 lebih juta jiwa di Indonesia.
Saat ini Masyarakat Ekonomi Asean (Asean Economic Community) telah mendarah daging ditelinga kita dan seluruh pemuda Indonesia. MEA 2015 telah berjalan 2 tahun tetapi masih ada saja kendala perekonomian yang terbawa antara negara-negara Asia Tenggara, sampai saat ini suasananya kurang kondusif diberbagai aspek.
Indonesia dalam hal menjadi sentral Perekonomian dibandingkan negara-negara yang tergabung di ASEAN , telah membuktikan bahwa potensi yang dimiliki organisasi ASEAN tidak bisa dipandang sebelah mata , karena perekonomian ASEAN telah tercatat perekonomian ketujuh terbesar pada tahun 2014 ,dan diprediksi naik ke posisi kelima ditahun 2050. Memiliki
Angkatan kerja ketiga terbesar setelah India dan China.
Dewasa ini Asean dihadapkan berbagai permasalah dalam bidang perekonomian maupun stabilitas Keamananan. Apakah Asean dapat menghadapi permasalahan itu ?
Peran pemuda Indonesia diharapkan dapat menjawab tantangan besar ini.
Pemuda Indonesia diharapkan dapat melihat peristiwa dan harus mengambil strategi untuk menjawab tantangan tersebut. Hari ini jika kita melihat Negara kita yang sangat berpotensi dalam sumber daya alam tapi kalah dengan sumber daya manusia kita
yang telah kalah saing dan kurang kompititif. Menelaah lebih lanjut mengenai jumlah penduduk seluruh ASEAN kurang lebih 600 juta jiwa dan kurang lebih 250 juta jiwa , secara tidak langsung sentral liberal terpusat kenegara Indonesia dalam hal jumlah penduduk.
Dalam hal ini Pemerintah Indonesia harus lebih adil dalam memberikan kebijakan dan memerintah di area Ekonomi bebas ini , menempatkan lebih efisien dan strategi pemuda dalam pemenuhan kebutuhan di Masyarakat Ekonomi Asean yang kurang lebih 2 tahun berjalan hingga sekarang.
Untuk menghadapi perekonomian ASEAN yang masih saja terkendala. Generasi Muda harus lebih detektif dalam berusaha mencari sumber permasalahan, dalam menghadapi permasalahan tersebut pemuda harus menyiapkan di aspek yang menyuarakan daya saing indonesia ke kanca internasional.
Di masa yang akan datang , Indonesia ingin melihat anak negeri yang dapat bersaing di kanca internasional, Indonesia ingin mendambakan jiwa-jiwa kepemimpinan pengganti kursi kepemimpinan , menjadi Indonesia lebih baik.
Demikianlah pidato singkat saya , mengenai Peran Pemuda Indonesia untuk Asean , semoga kita dapat mengambil manfaat dari pidato ini dan mengaplikasikan ke lingkungan sekitar kita , bahwa kita adalah pemuda sebagai pengganti estafet kepemimpinan selanjutnya bagi negeri ini.
Ini sangat signifikan dengan perkembangan zaman yang serba modern ini, manjadikan pemuda sebagai objek perubahan
Saat ini pemuda masih kurang diperhatikan perannya sebagai Agen of Change , pemerintah masih memandang pemuda masih minim pemikiran , dengkul dengan politik dan belum bisa mengatur dan menciptakan sesuatu.
Padahal sebaliknya Peran pemuda menjadi acuan utama yang harus diprioritaskan dalam meningkatkan kualitas bangsa diberbagai bidang.
Perundang-undangan RI No.40 tahun 2009 menyatakan " batas usia pemuda ialah 16-30 tahun " ini menjadi kesempatan emas bagi bangsa indonesia , untuk ikut mengayomi pemuda menjadi lebih baik.
Apalagi ditambah data BPS tahun 2014 memberikan data akurat bahwa jumlah pemuda di Indonesia ialah 60,1 juta jiwa , ini berarti 24,53 persen dibanding julah seliruh penduduk ,yakni 250 lebih juta jiwa di Indonesia.
Saat ini Masyarakat Ekonomi Asean (Asean Economic Community) telah mendarah daging ditelinga kita dan seluruh pemuda Indonesia. MEA 2015 telah berjalan 2 tahun tetapi masih ada saja kendala perekonomian yang terbawa antara negara-negara Asia Tenggara, sampai saat ini suasananya kurang kondusif diberbagai aspek.
Indonesia dalam hal menjadi sentral Perekonomian dibandingkan negara-negara yang tergabung di ASEAN , telah membuktikan bahwa potensi yang dimiliki organisasi ASEAN tidak bisa dipandang sebelah mata , karena perekonomian ASEAN telah tercatat perekonomian ketujuh terbesar pada tahun 2014 ,dan diprediksi naik ke posisi kelima ditahun 2050. Memiliki
Angkatan kerja ketiga terbesar setelah India dan China.
Dewasa ini Asean dihadapkan berbagai permasalah dalam bidang perekonomian maupun stabilitas Keamananan. Apakah Asean dapat menghadapi permasalahan itu ?
Peran pemuda Indonesia diharapkan dapat menjawab tantangan besar ini.
Pemuda Indonesia diharapkan dapat melihat peristiwa dan harus mengambil strategi untuk menjawab tantangan tersebut. Hari ini jika kita melihat Negara kita yang sangat berpotensi dalam sumber daya alam tapi kalah dengan sumber daya manusia kita
yang telah kalah saing dan kurang kompititif. Menelaah lebih lanjut mengenai jumlah penduduk seluruh ASEAN kurang lebih 600 juta jiwa dan kurang lebih 250 juta jiwa , secara tidak langsung sentral liberal terpusat kenegara Indonesia dalam hal jumlah penduduk.
Dalam hal ini Pemerintah Indonesia harus lebih adil dalam memberikan kebijakan dan memerintah di area Ekonomi bebas ini , menempatkan lebih efisien dan strategi pemuda dalam pemenuhan kebutuhan di Masyarakat Ekonomi Asean yang kurang lebih 2 tahun berjalan hingga sekarang.
Untuk menghadapi perekonomian ASEAN yang masih saja terkendala. Generasi Muda harus lebih detektif dalam berusaha mencari sumber permasalahan, dalam menghadapi permasalahan tersebut pemuda harus menyiapkan di aspek yang menyuarakan daya saing indonesia ke kanca internasional.
Di masa yang akan datang , Indonesia ingin melihat anak negeri yang dapat bersaing di kanca internasional, Indonesia ingin mendambakan jiwa-jiwa kepemimpinan pengganti kursi kepemimpinan , menjadi Indonesia lebih baik.
Demikianlah pidato singkat saya , mengenai Peran Pemuda Indonesia untuk Asean , semoga kita dapat mengambil manfaat dari pidato ini dan mengaplikasikan ke lingkungan sekitar kita , bahwa kita adalah pemuda sebagai pengganti estafet kepemimpinan selanjutnya bagi negeri ini.
Komentar
Posting Komentar